Aroma Konspirasi di Duel Panas Chelsea vs MU

Bookmark and Share
[imagetag]

Gusdi20 - Ambisi Manchester United mengakhiri rekor buruknya di Stamford Bridge mendapat bumbu penyedap dengan pencopotan ban kapten timnas Inggris milik John Terry. Sosok Rio Ferdinand akan menjadi sorotan, mengingat ia punya 'dendam terselubung' dengan JT.

Duel panas antara Chelsea kontra Manchester United di ajang Premier League, Minggu 5 Februari 2012, pantas menyedot perhatian pecinta sepakbola dunia. Maklum, banyak latar yang membuat duel Si Biru versus Si Merah kali ini akan berlangsung 'berbeda'.

MU kini tengah membara untuk merebut puncak klasemen dari rival sekotanya, Manchester City. Kemenangan 2-0 atas Stoke City dan kekalahan 0-1 The Citizens dari Everton, membuat MU kini menyamai torehan 54 poin saudara mudanya itu. MU kini hanya kalah produktivitas gol.

Sebaliknya, Chelsea tentu tak ingin semakin tercecer dalam perburuan gelar musim ini. Pasukan Andre Villas-Boas kini baru mengoleksi 42 poin atau tertinggal 12 poin dari duo Manchester setelah di pertandingan terakhir ditahan tuan rumah Swansea City 1-1.

Berbicara sejarah, Iblis Merah memang lebih mentereng dibanding The Blues. Dari total 162 pertemuan kedua tim di berbagai ajang, MU berhasil 71 kali meraih kemenangan sedangkan Chelsea dengan 44 kemenangan, sisanya berakhir imbang.

Namun, berbicara rekor pertemuan di pentas Premier League, Stamford Bridge menjadi salah satu tempat paling angker bagi Wayne Rooney dan kawan-kawan dalam satu dekade terakhir. Pasukan Sir Alex Ferguson tak pernah menang di markas Chelsea itu sejak terakhir kali menang 3-0 pada musim 2001/2002.

Saat itu, MU berhasil menekuk Chelsea lewat gol-gol Paul Scholes (15'), Ruud van Nistelrooy (41') dan Ole Gunnar Solskjaer (86'). Namun, sejak itu, MU tak lagi pernah merasakan kemenangan di Stamford Bridge meski di ajang Champions League musim lalu, MU sempat menekuk Chelsea lewat gol Wayne Rooney.

Musim lalu, MU memiliki mimpi buruk ketika dikalahkan Chelsea 1-2 di Stamford Bridge di pentas Premier League. Ketika itu MU kalah setelah Chelsea mendapat hadiah penalti dari wasit Martin Atkinson di pengujung pertandingan, dan bek Chelsea David Luiz tidak mendapat kartu kuning kedua meski melanggar Wayne Rooney.

"Pertandingan di Chelsea tahun lalu benar-benar berat, dan kami mengalami nasib buruk yang membuat kami meraih hasil buruk. Namun sejauh ini penampilan tandang kami bagus, dan kami harus mempertahankannya," kata Ferguson kepada Inside United.
Ambisi mengakhiri rekor buruk itulah yang kini melecut semangat pasukan Sir Alex Ferguson untuk menaklukkan Fernando Torres dan kawan-kawan.

Duel Dua Raksasa Terluka
Chelsea dan MU akan datang ke medan pertempuran dengan absennya beberapa pilar. MU sempat kehilangan 13 pemain pekan lalu, beruntung trisula lini depan Iblis Merah; Wayne Rooney, Luis Nani dan Ashley Young kini telah membaik. Ketiganya akan dibawa Ferguson ke Stamford Bridge meski belum 100 persen bisa diturunkan.

Yang jelas, Ferguson kini masih dipusingkan dengan krisis pemain di bawah mistar gawang. Saat menekuk Stoke City, Ferguson terpaksa menurunkan kiper ketiga Ben Amos setelah David de Gea dan Anders Lindegaard dihantam cedera engkel. Meski De Gea dikabarkan pulih, namun penampilan tenang Amos memaksa Ferguson berpikir keras memilih kiper yang akan diturunkan.

Jika MU sedikit mendapat angin segar dengan membaiknya beberapa pilar, lain cerita dengan Chelsea. Permasalahan The Blues sedikit lebih rumit dengan absennya dua pilar penting pertahanan, kapten John Terry dan bek sayap Ashley Cole.

Terry absen karena cedera lutut yang membuatnya juga tak dimainkan AVB saat Chelsea ditahan imbang Swansea City. Sedangkan Cole harus menjalani hukuman akibat kartu merah yang diterima di pertandingan kontra Swansea. Tak hanya itu, Chelsea juga tak akan diperkuat duo gelandangnya, Ramires dan John Obi Mikel karena cedera.

Guna menggantikan peran Terry di jantung pertahanan, AVB tampaknya akan memberikan kesempatan kepada bek anyarnya, Gary Cahill. Jika diturunkan, ini akan menjadi debut pemain yang didatangkan dari Bolton Wanderers tersebut. Sedangkan untuk mengisi tempat Cole, AVB tampaknya akan memilih Ryan Bertrand atau menggeser Brasnilav Ivanovic ke kiri, dan menduetkan Cahill bersama David Luiz, dengan Jose Bosingwa di sisi kanan.
Pencopotan Ban Kapten Terry Panaskan Stamford Bridge
Terry tak akan diturunkan AVB saat menjamu MU. Namun, sosok bek 31 tahun ini tampaknya punya andil tak langsung dalam duel panas ini. Pencopotan ban kapten timnas Inggris oleh Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) seakan membangkitkan luka lama yang dialami bek MU, Rio Ferdinand.

Menariknya, pencopotan ban kapten milik Terry ini juga secara tak langsung karena 'ulah' klan Ferdinand. Ban kapten JT di The Three Lions dicopot buntut dari tindakan rasisnya kepada bek Queens Park Ragers, Anton Ferdinand. Anton merupakan adik kandung Rio, sosok yang paling terluka dengan penunjukkan kembali Terry sebagai kapten Inggris oleh Fabio Capello.

Cerita dendam Rio Ferdinand kepada Terry berawal dua tahun silam menjelang Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Terry yang saat itu tersandung skandal seks dengan Vanessa Perroncel, pacar rekan setimnya, Wayne Bridge, akhirnya harus menyerahkan ban kapten kepada Ferdinand.

Namun karena Ferdinand saat itu dihantam cedera, ban kapten The Three Lions akhirnya melingkar di lengan Steven Gerrard selama perhelatan Piala Dunia. Usai Piala Dunia, kejutan dilakukan Capello. Pelatih asal Italia itu mengembalikan ban kapten kepada Terry.

Penunjukkan Terry membuat Rio Ferdinand sakit hati. Hal itu dibuktikan dengan penolakan tegas Ferdinand saat dirinya kini kembali dicalonkan sebagai kandidat kapten timnas Inggris menyusul pencopotan kedua kali Terry sebagai kapten Inggris.
Capello sendiri mengaku bersalah atas tindakannya setahun lalu. Namun, nasi telah menjadi bubur, dan Ferdinand telah terlanjur sakit hati.
"Saya tidak ingin jadi kapten Inggris setelah episode terakhir lalu. Saya hanya ingin konsentrasi bermain untuk Manchester United dan jika saya memang masuk skuad timnas saya akan senang," kata Ferdinand.

Menariknya, pencopotan ban kapten dari lengan Terry selalu terjadi menjelang event besar. Pencopotan kali ini dilakukan menjelang The Three Lions tampil di Euro 2012 yang tinggal dalam hitungan beberapa bulan.
Adakah konspirasi di balik semua ini?. Yang jelas, pencopotan ban kapten Terry mau tak mau menyeret rivalitas JT dengan Ferdinand yang akan meluas dengan rivalitas Si Biru dan Si Merah di Stamford Bridge minggu nanti. Itu terbukti dengan tersulutnya amarah manajer Andre Villas-Boas.
"Saya tidak setuju dengan keputusan FA. Pernyataan dari FA sangat jelas tentang bagaimana mereka mengambil keputusan. John Terry akan tetap menjadi kapten kami. Pengadilan tidak akan mengubah keputusan saya. Tapi, itu jelas mempengaruhi keputusan yang dibuat FA," kata Villas-Boas menjelang duel panas ini.

sumber
[imagetag]

Zona Informasi Online 04 Feb, 2012

Sparks 05 Feb, 2012


-
Source: http://unik-asik-aneh.blogspot.com/2012/02/aroma-konspirasi-di-duel-panas-chelsea.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar